Bupati Bolmong Pimpin Rapat Koordinasi Teknis Penanganan Bencana Bersama BNPB RI

BOLMONG52 Views

BOLMONG,WARTA9BMR.COM– Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow  (Bolmong) berkomitmen terus mempercepat pemulihan pasca banjir, yang melanda warga delapan Desa di dua Kecamatan Kabupaupaten Bolmong.

Dimana usai melakukan peninjauan bersama Tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia, selama dua hari di lokasi yang terdampak bajir bandang. Senin, (3/11/2025) Pemerintah Kabupaten Bolmong bersama BNPB RI langsung menggelar rapat koordinasi teknis  untuk memperkuat langkah-langkah penanganan dalam masa tanggap darurat.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Bupati Nomor 472 Tahun 2025 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana.

Sejak bencana terjadi, Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BPBD Bolmong secara rutin melaporkan perkembangan kondisi di lapangan kepada Pusdalops BNPB. Laporan tersebut langsung direspons dengan turunnya tim BNPB yang dipimpin Mayjen TNI Moch. Lutfie Beta, Sos, bersama kedeputian Penanganan Darurat BNPB Rudy Supriyadi, SE

Rapat koordinasi teknis bersama Tim BNPB tersebut, berlangsung di Posko Utama Tanggap Darurat dipimpin langsung oleh Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi, didampingi Wakil Bupati Dony Lumenta, serta Sekretaris Daerah Abdullah Mokoginta,  Kepala BPBD Ex Officio Ferdi Mokoginta, serta pimpinan OPD terkait.

Dalam rapat tersebut, Rudy Supriyadi, SE dari BNPB memaparkan sejumlah temuan dan langkah-langkah prioritas yang harus segera dilakukan selama masa tanggap darurat, antara lain:

  • Pelibatan unsur pentahelix (pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media) dalam penanganan bencana.
  • Pemenuhan kebutuhan prioritas masyarakat terdampak, termasuk logistik dan layanan kesehatan.
  • Perbaikan infrastruktur darurat untuk membuka kembali akses jalan dan jembatan yang terputus.
  • Pemulihan fungsi sosial masyarakat di wilayah terdampak.
  • Koordinasi intensif dengan BMKG untuk memantau kondisi cuaca wilayah Bolmong dalam beberapa hari ke depan.
  • Penegakan hukum terhadap oknum masyarakat yang melakukan aktivitas perusakan hutan seperti illegal logging dan penambangan liar (PETI) yang berdampak pada rusaknya vegetasi dan memperparah risiko bencana.

Selain itu, BNPB juga menyampaikan kesiapan untuk memberikan dana stimulan bagi warga yang rumahnya terdampak di kawasan sepadan sungai, dengan catatan bahwa pemerintah daerah dapat menyiapkan lokasi relokasi bagi para warga tersebut.

Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi, dalam arahannya menegaskan bahwa seluruh unsur pemerintah daerah akan bekerja cepat dan terkoordinasi untuk memulihkan kondisi pasca-bencana.

“Langkah-langkah penanganan darurat akan terus kita percepat bersama BNPB dan seluruh unsur pentahelix agar masyarakat segera bisa kembali beraktivitas dengan aman,” ujar Bupati Yusra.

Raapat koordinasi teknis  ni mempertegas komitmen pemerintah daerah bersama BNPB untuk mempercepat pemulihan sarana dan prasarana publik, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta memastikan seluruh upaya penanganan berjalan efektif selama masa tanggap darurat.

Dengan sinergi berbagai pihak, diharapkan kondisi masyarakat dan wilayah terdampak banjir di Kabupaten Bolaang Mongondow dapat segera pulih dan kembali normal.(**)

Comment