Wakil Bupati Bolmong Buka Rakor TP3S 2025, Sinergi Lintas Sektor untuk Percepatan Penurunan Stunting

BOLMONG45 Views

BOLMONG,WARTA9BMR.COM-Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Bolmong, menggelar Rapat Koordinasi Kedua Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S)  bertempat di Hotel Atlantic, Kelurahan Inobonto, Kecamatan Bolaang, Senin (20/10/2025).

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Bolmong Dony Lumenta, dan dihadiri Asisten III Setda Bolmong Ramla Mokodongan, Tim Ahli TP3S Provinsi Sulawesi Utara Murphy Kuhu, serta perwakilan dari Koramil Kecamatan Bolaang.

Kepala DPPKB Bolmong Yulin Ester Papuling, SKM dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021, serta didasari oleh regulasi dan strategi nasional dalam percepatan penurunan stunting.

“Kegiatan Rakor TP3S 2025 ini, bertujuan untuk memperkuat kembali komitmen publik dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bolmong,”ujar Yulin.

Lanjutnya, kegiatan Rakor ini diikuti 100 peserta yang terdiri atas perwakilan dari 16 instansi terkait di lingkungan Pemkab Bolmong, para camat, kepala puskesmas, tenaga kesehatan, PKK kecamatan, dan petugas PLKB.

“Semoga lewat kegiatan ini komitmen bersama dalam menekan angka stunting di Kabupaten Bolmong dapat terwujud dan mencapai target yang telah ditetapkan,” ungkapnya

Dalam sambutannya, Wabup Dony Lumenta menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berpartisipasi. Menurutnya, kehadiran lintas sektor menjadi bukti nyata keseriusan bersama dalam menyukseskan program TP3S di daerah.

“Penurunan stunting bukan hanya target angka, tetapi bentuk tanggung jawab kita bersama dalam menjamin tumbuh kembang anak-anak di Kabupaten Bolmong. Saya minta agar seluruh intervensi dilakukan secara terpadu dan menyeluruh, Dengan kolaborasi antar stakeholder harus terus diperkuat. Sasaran program ini juga harus jelas agar anggaran pemerintah benar-benar tepat sasaran. Mari kita jaga semangat dan kerja bersama untuk mewujudkan generasi Bolmong yang sehat dan berkualitas.” ujarnya.

Wakil Bupati Bolmong juga menekankan pentingnya kejelasan data sasaran penerima manfaat seperti ibu hamil, balita, dan remaja  agar setiap intervensi penurunan stunting berjalan efektif di lapangan.

“Selain itu, kita perlu menyiapkan SDM yang benar-benar fokus dan memiliki komitmen kuat dalam menjalankan program penurunan stunting ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dony menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi tahun penting bagi Kabupaten Bolmong untuk menunjukkan hasil nyata dari upaya bersama menekan angka stunting.

“Kita harus bekerja lebih optimal agar hasil yang dicapai maksimal. Komitmen dan kerja sama menjadi kunci utama,” pungkasnya.(**)

Comment