Wali Kota dan Masyarakat Kotamobagu Apresiasi Respon Cepat Gubernur Sulut Terkait Perbaikan Jembatan Kobidu–Monsi

KOTAMOBAGU39 Views

KOTAMOBAGU,WARTA9BMR.COM– Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., menyampaikan apresiasi mendalam kepada Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE (YSK), atas respon cepatnya dalam menindaklanjuti persoalan jembatan gantung Kobidu–Monsi yang putus sejak Oktober 2025.

Jembatan yang berada di Kelurahan Mongkonai, Kecamatan Kotamobagu Barat itu, memiliki panjang lebih dari 60 meter dan menjadi akses utama masyarakat menuju kawasan perkebunan Monsi.

Setiap hari, jembatan gantung ini dilalui para petani dari ratusan hektare lahan yang berada di wilayah tersebut.

Pengguna jembatan tidak hanya warga Kecamatan Kotamobagu Barat, tetapi juga dari Kotamobagu Selatan, Kotamobagu Utara, serta sebagian warga Kecamatan Bilalang dan Lolayan di Kabupaten Bolaang Mongondow.

Sejak jembatan ini putus, warga terpaksa menyeberangi sungai secara manual untuk keluar-masuk kebun. Kondisi ini juga sangat berisiko, terutama pada musim hujan dan banjir, ditambah kekhawatiran warga karena sering terlihat kemunculan buaya di aliran sungai tersebut.

Meski warga sempat melakukan perbaikan darurat, kondisi jembatan kembali putus hingga menimbulkan korban, dan akhirnya tidak dapat lagi digunakan.

Melihat urgensi kebutuhan masyarakat, Wali Kota Weny Gaib langsung menyampaikan persoalan ini kepada Gubernur Sulut YSK usai Rakorev Pemprov Sulut pada Selasa, 25 November 2025. Menurutnya, Gubernur langsung merespon cepat dan segera memerintahkan tindak lanjut.

“Gubernur sangat merespon. Bahkan beliau menyampaikan bahwa pembangunan jembatan permanen akan diperjuangkan hingga ke pemerintah pusat,” ujar Wali Kota, Jumat (28/11/2025).

Sebagai langkah cepat, Gubernur YSK memerintahkan agar Pemprov Sulut menyiapkan fasilitas jembatan Bailey untuk dipinjam pakaikan kepada Pemkot Kotamobagu.

Solusi sementara ini dinilai penting untuk memulihkan akses warga sambil menunggu pembangunan jembatan permanen hasil lobi ke pemerintah pusat.

“Surat resmi pinjam pakai jembatan Bailey sudah kami kirimkan ke Pemprov Sulut, dan saya juga sudah menghadap langsung membicarakan soal ini. Alhamdulillah Pak Gubernur langsung merespons,” ujar Wali Kota.

Ia menambahkan, Pemkot Kotamobagu telah menyiapkan anggaran sekitar Rp2 hingga Rp3 miliar untuk pembangunan kaki jembatan, sementara struktur jembatan Bailey akan disediakan pemerintah provinsi.

Perhatian Gubernur YSK terhadap kebutuhan petani menunjukkan kepedulian pemerintah provinsi terhadap persoalan daerah, terutama akses yang menjadi urat nadi perekonomian warga.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Gubernur YSK. Ini bentuk kehadiran pemerintah bagi masyarakat. Dengan adanya jembatan sementara ini, aktivitas petani bisa kembali berjalan,”  pungkas Wali Kota.

Sementara itu, perbaikan jembatan gantung ini mendapat sambutan positif dari masyarakat pengguna jembatan yak ini,  Rafik Paputungan warga kelurahan Mongkonai, mengucapkan terima kasih atas perhatian Wali Kota Kotamobagu dan Gubenur Sulut, yang cepat menanggapi terkait rusaknya jembatan gantung ini, sehingga akan kembali dilalui dan mobilitas masyarakat kembali lancar serta tidak lagi kesulitan menjual hasil pertanian.

“Kami mengharapkan, agar ke depannya jembatan ini bisa dibuat menjadi permanen. Mengingat begitu pentingnya jembatan ini bagi masyarakat di dua Kecamatan. Sekali lagi terimakasih kepada Bapak Wali Kota Kotamobagu dan Bapak Gubernur Sulut.” ungkapnya. (**)

 

Comment